1. Keputusan Profesional
Katakanlah bahwa anda merupakan orang yang memiliki
pengalaman yang luas dalam membuat program “report generation modules”. Anda
melakukannya dengan pendekatan merancang report tersebut dan memperkirakan
berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat program tersebut. Setelah
mempelajari rancangan program selama 5 menit, programmer lalu menutup matanya
selama 5 menit (dia tidak tidur, tetapi berhitung), dan kemudian mengatakan “15
hari”. Inilah yang disebut Keputusan Profesional murni. Keuntungan dari teknik
ini adalah cepat , dan jika seseorang sudah ahli dalam teknik ini, maka
estimasinya pasti akan lebih akurat. Sedangkan kerugian dari teknik ini adalah
bahwa anda membutuhkan seorang ahli yang berpengalaman dalam bidang ini, dan
beberapa ahli tersebut akan bekerja keras untuk mendapatkan estimasi yang
tepat.
2. Sejarah
Jalan keluar dari ketergantungan pada orang dan untuk
membuat estimasi lebih khusus, yaitu anda harus mengerti tentang sejarahnya.
Tulislah berapa lama masing-masing tugas dapat diselesaikan dan siapa yang
bertanggung jawab atas tugas tersebut. Anda dapat membandingkan tuagas yang
akan diestimasik dengan tugas yang sama yang dikerjakan lebih awal, setelah itu
mulailah dengan melakukan estimasi. Hal ini dimaksudkan agar anda menjabarkan
suatu proyek ke dalam beberapa tugas yang biasanya diulang dan mudah untuk
dibandingkan.
3. Rumus-rumus
Ada beberapa rumus yang digunakan dalam software estimasi.
Software yang baik untuk diketahui adalah COCOMO (Referensi 15). COCOMO dapat
digunakan untuk memperkirakan biaya proyek, usaha (person months), jadwal, dan
jumlah staf untuk masing-masing fase berikut ini :
Preliminary Design - our Analysis Phase
Detailed Design (DD) - our Design Phase
Code and Unit Tes (CUT) - same as ours
System Test - our System Test and Acceptance Phase
Problema Pada Estimasi
Problema ‘Over-Estimate’ Dan ‘Under-Estimate’
Estimasi yang berlebihan bisa menyebabkan waktu penyelesaian
proyek molor dari biasanya. Hal ini bisa dijelaskan menggunakan hukum :
Parkinson’s Law : ‘work expands to fill the time available’.
Bila staf diberi target yang mudah akan bekerja kurang keras.
Hukum Brooks’ Law : ‘ Putting more people on a late job
makes it later’. Biaya yang diperlukan untuk mewujudkan sebuah proyek akan
meningkat secara tidak proporsional terhadap jumlah staf yang
dipekerjakan. Bila estimasi biaya yang
diperlukan berlebihan menyebabkan jumlah
staf yang dialokasikan lebih banyak dari yang diperlukan dan overhead manajemen
akan meningkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar